Deskripsi
Gagasan pembangunan dari pinggiran bukanlah konsep baru dalam diskursus pembangunan di Indonesia. Sejak era pascakemerdekaan, pembangunan perdesaan telah dipandang sebagai fondasi utama bagi terciptanya kesejahteraan nasional, mengingat sebagian besar penduduk Indonesia bermukim dan menggantungkan hidupnya di wilayah perdesaan. Namun demikian, dalam praktiknya, pembangunan desa kerap ditempatkan sebagai objek residual dari pembangunan nasional yang berorientasi perkotaan dan pertumbuhan ekonomi makro (urban-biased development) (Todaro & Smith, 2015).








