Deskripsi
Sebagian besar anak mengalami minimal satu kali kejang demam, umumnya tipe sederhana. Meski sangat mengkhawatirkan bagi orang tua, kejang demam sederhana ternyata tidak meningkatkan risiko kematian pada anak. Namun pada kejang demam kompleks, risiko kematian dalam 2 tahun ke depan bisa meningkat hingga dua kali lipat dibanding anak pada umumnya, yang diduga terkait dengan kondisi penyakit penyerta lainnya. Kejang demam sederhana yang terjadi berulang kali tidak menimbulkan dampak negatif permanen dan tidak merusak otak anak. Anak-anak yang pernah mengalami kejang demam memiliki perkembangan perilaku, kemampuan belajar, fungsi kognitif, dan daya konsentrasi yang sama baiknya dengan anak seusianya.








