Deskripsi
Ada ungkapan yang sering kita dengar: “ikuti kata hatimu” atau “Cinta tidak perlu logika.” Ungkapan-ungkapan romantis ini mungkin terdengar indah dalam puisi atau lagu, tetapi dalam konteks dunia digital yang penuh dengan identitas palsu dan niat jahat, ungkapan ini bisa menjadi sangat berbahaya. Cinta sejati memang melibatkan hati, tetapi cinta yang sehat dan aman juga memerlukan logika, verifikasi, dan boundaries yang jelas. Ini bukan tentang menjadi sinis atau tidak percaya pada cinta—ini tentang menghargai diri kamu sendiri cukup tinggi untuk memastikan bahwa orang yang kamu cintai memang layak mendapatkan kepercayaan kamu dan benar-benar adalah orang yang mereka klaim.








