Deskripsi
Berjalan harus kemana lagi ini. Semua sanak keluarga sudah banyak dihubungi namun tidak ada satupun yang berkenan membuka pintu rumah. Andrea baru beranjak usia delapan belas tahun waktu itu. Cobaan dan ujian datang membadai menerpa keluarga Andrea. Perusahaan papah bangkrut dan sudah tidak bergerak lagi. Kalah dengan perusahaan dari Tiongkok.
“Andrea maafkan papah sepertinya saat ini adalah penghabisan untuk ayah. Ayah sudah tidak tahu lagi harus bagaimana menghadapi ini semua…. Semoga Andrea kuat menghadapinya….” Ayah bergerak melangkah meninggalkan rumah. Mata Andrea benar-benar sudah mengucurkan air mata.
“Papah mau kemana lagi…?” Andrea berusaha menahan ayahnya pergi.








