Deskripsi
Dalam dua dekade terakhir, perhatian internasional terhadap keberlangsungan bahasa daerah semakin menguat. Globalisasi, urbanisasi, dan ekspansi sistem pendidikan formal yang cenderung memusat pada satu bahasa nasional atau bahasa internasional menyebabkan banyak bahasa daerah kehilangan domain pemakaiannya. Laporan lembaga-lembaga internasional dan berbagai studi tentang revitalisasi bahasa menunjukkan bahwa ratusan bahasa dunia berada pada kondisi terancam punah karena generasi muda tidak lagi menggunakan bahasa tersebut dalam komunikasi sehari-hari. Kajian lain tentang pergeseran dan pemertahanan bahasa di Indonesia juga menegaskan pola serupa di berbagai daerah.








