Deskripsi
Manajemen nyeri perioperatif pada pasien pediatri tidak dapat dipisahkan dari pemahaman mendalam tentang bagaimana sistem nyeri terbentuk, matang, dan berfungsi pada anak. Selama beberapa dekade, terdapat keyakinan keliru bahwa neonatus dan bayi tidak merasakan nyeri karena sistem sarafnya dianggap belum matang. Bukti neurobiologis dan klinis kontemporer justru menunjukkan sebaliknya: sistem nosiseptif aktif sejak awal kehidupan, namun bekerja dengan cara yang berbeda secara kualitatif dari orang dewasa. Perbedaan ini bukan sekadar versi “mini” dari fisiologi dewasa, melainkan suatu keadaan perkembangan dinamis, dengan keseimbangan eksitasi–inhibisi, organisasi reseptif, dan modulasi desendens yang khas pada tiap tahap usia.








