Deskripsi
Langit Jakarta sore itu merona jingga keemasan, tapi hati Intan Prameswari tetap kelabu. Di balik kaca gedung pencakar langit di kawasan Sudirman, ia duduk di ruang kantornya yang megah, memandangi kemacetan yang mengular tanpa ujung. Ruangannya modern dan rapi, dindingnya dihiasi foto- foto saat ia menerima berbagai penghargaan bisnis. Ada potret dirinya bersama menteri, selebriti, bahkan satu-satunya foto saat ia naik helikopter pribadi milik rekanan asing. Tapi semua itu kini tak mampu mengusir kesunyian yang menggigit dalam hatinya. Tiga puluh lima tahun. Cantik. Mapan. Dihormati. Tapi sendiri. Ia menghela napas panjang, lalu membuka e-mail yang sudah terbuka sejak pagi: “Konfirmasi Jadwal Manasik Haji – Kloter 14, Embarkasi Jakarta”








