Deskripsi
Untuk Anda laki-laki dan calon ayah jangan matia-matian mencari uang hanya untuk kemewahan pernikahan mu yang hanya beberapa hari karena pernikahan adalah perjalanan seumur hidup. Sebelum melangkah lebih jauh ke pelaminan, berhentilah sejenak. Ambil napas dalam-dalam, lalu tanyakan pada cermin di hadapan Anda. Apa sebenarnya tujuan awal Anda ingin menikah? Apakah niat Anda murni untuk membangun keluarga yang sakinah dan harmonis? Atas dasar kesiapan mental untuk menjadi pelindung? Ataukah pernikahan ini sebatas pelarian dari dorongan lingkungan, rasa gerah ditanya “kapan nikah?”, atau yang paling dangkal hanya sebatas ingin merasakan bagaimana legalnya bercumbu dengan seorang wanita? Kita tidak akan pernah lepas dari hukum niat. Cetak biru dari seluruh amal kita bergantung pada apa yang mengawalinya. Jika niat menjadi suami dan ayah tidak dilandasi dengan perencanaan serta kesadaran yang matang, maka Anda sedang mengundang masalah besar untuk masuk dan mengobrak-abrik rumah tangga Anda di masa depan.








