Abdurrahman Hamas Nahdly, M. Kesos

Sketsa Berdaya: Saat Batas Bukanlah Akhir

Rp50.000

Deskripsi

Saya lahir di sebuah keluarga yang tidak pernah merasa perlu menyebut dirinya sederhana, tetapi juga tidak pernah berani mengaku berlebihan. Kami hidup dalam ruang yang cukup. Cukup untuk makan, cukup untuk sekolah, cukup untuk bertahan. Namun jika ada satu hal yang benar-benar melimpah di rumah kami, itu bukanlah materi, melainkan nilai. Nilai yang ditanamkan tanpa pidato, tanpa teori, tanpa perayaan. Nilai yang hadir dalam percakapan kecil, dalam sikap harian, dalam keputusan-keputusan sunyi. Saya tumbuh bukan dalam kemewahan, tetapi dalam keteladanan yang nyaris tak terasa. Dan justru karena itulah, pengaruhnya begitu dalam. Sejak kecil saya diajarkan satu prinsip yang terdengar sederhana tetapi berat untuk dijalani: berbagi. Berbagi dalam kondisi ada, berbagi dalam kondisi tidak ada. Berbagi ketika hati ringan, berbagi ketika hati terluka. Orang tua saya tidak pernah menunggu kelimpahan untuk mulai memberi. Mereka memberi karena itu benar, bukan karena itu mudah. Saya melihat bagaimana makanan di meja makan kadang dibagi dengan tamu tak terduga. Saya menyaksikan bagaimana bantuan diberikan bahkan ketika keadaan keluarga sendiri tidak sedang longgar. Tidak ada kalkulasi rumit. Tidak ada drama pengorbanan. Berbagi adalah cara hidup, bukan tindakan heroik.

Informasi Tambahan

ISBN

xxxxxxxxxxxxxxxxxx

Jumlah Halaman

xiv + 88 hlm

Ukuran

14,5 x 20,5 cm

Tanggal Terbit

29/09/2026

Informasi Tambahan

ISBN

xxxxxxxxxxxxxxxxxx

Jumlah Halaman

xiv + 88 hlm

Ukuran

14,5 x 20,5 cm

Tanggal Terbit

29/09/2026

Ingin Beli?

Rp50.000

Ada Pertanyaan tentang Layanan Idebuku ?

Konsultasikan live chat bersama Costumer Care Idebuku.