Deskripsi
Trakeostomi merupakan salah satu prosedur bedah tertua dalam praktik kedokteran yang hingga kini tetap memiliki peranan sentral dalam penatalaksanaan jalan napas. Prosedur ini dilakukan dengan membuat lubang pada dinding anterior trakea untuk menyediakan jalan napas alternatif, sehingga memungkinkan ventilasi dan oksigenasi yang adekuat pada pasien dengan gangguan jalan napas. Dalam praktik klinis modern, trakeostomi tidak hanya dipahami sebagai tindakan penyelamatan jiwa pada kondisi akut, tetapi juga sebagai bagian dari strategi perawatan jangka panjang pada pasien dengan penyakit kritis. Secara historis, upaya pembuatan jalan napas buatan telah dikenal sejak masa peradaban kuno, terutama pada kondisi obstruksi jalan napas yang mengancam kehidupan. Namun, penerapan trakeostomi pada masa tersebut masih sangat terbatas dan memiliki risiko tinggi akibat keterbatasan pemahaman anatomi, belum berkembangnya teknik bedah yang aman, serta ketiadaan anestesi dan prinsip aseptik. Seiring perkembangan ilmu anatomi, fisiologi pernapasan, anestesi, dan teknik bedah modern, trakeostomi mengalami transformasi menjadi prosedur yang lebih terstandarisasi dan aman untuk dilakukan.








