Deskripsi
21 Mei 2019, saya posting sebuah catatan kecil di facebook dengan judul LITERASI UTARA DAN SELATAN. Pada catatan tersebut saya menceritakan pengalaman saya, betapa sangat mudahnya saya menemukan literasi di pulau Sumatera bagian utara, tentang orang Aceh, Batak atau Minang. Hal sebaliknya terjadi di pulau Sumatera bagian selatan. Saya kesulitan menemukan literasi tentang orang Jambi, Semendo dan Besemah di Sumatra Selatan, juga orang Rejang di Bengkulu. Pada catatan kecil ini, ada satu komentar yang menggelitik. Bunyinya kira-kira demikian, “Menurut EYD yang benar adalah ‘sumatra’ bukan ‘sumatera’ lho Bung Joss. Tetapi dimana-mana kop surat masih muncul kata ‘sumatera’. Dulu ditulis di kop surat dan isi kata propinsi. Syukurlah, sekarang pada umumnya sudah memahami bahwa kata yang benar adalah ‘provinsi’








