Deskripsi
Setiap hari berjalan dengan caranya sendiri. Ada yang melaju cepat, ada pula yang terasa pelan—nyaris tak bergerak—namun justru menyimpan makna yang paling dalam. Dari sanalah antologi cerpen Hari-Hari yang Berjalan Pelan lahir: dari potongan-potongan kehidupan sederhana yang sering luput disadari, tetapi meninggalkan jejak emosional yang nyata.
Buku ini menghadirkan kumpulan cerita pendek yang merekam pengalaman manusia dalam keseharian—tentang keluarga, persahabatan, kehilangan, harapan, dan proses bertumbuh. Cerita-cerita di dalamnya tidak selalu menawarkan konflik besar atau kejadian luar biasa, melainkan menghadirkan momen-momen kecil yang akrab, jujur, dan dekat dengan realitas pembaca.








