Deskripsi
Pagi itu matahari baru saja naik di balik jendela kamar Aira. Semburat lembut cahaya kuning menembus tirai putih, menari di dinding yang penuh dengan coretan warna-warni. Di antara semua gambar itu, satu yang paling menarik perhatian. Sebuah peta besar Indonesia yang terbentang dari ujung Sabang sampai Merauke. Ditempel dengan baik di depan sebuah meja belajar. Aira memandangi peta itu sambil duduk di ujung kursinya. Matanya berbinar, nampak seperti sedang memandang sesuatu dengan rasa penasaran. “Indah sekali,” gumamnya sambil menghembus napas pelan. “Begitu banyak pulau, begitu banyak warna. Bagaimana rasanya berada di sana, ya?” Tak lama kemudian, pintu kamar terbuka lebar. Menimbulkan suara. Lintang, kakaknya, muncul sambil membawa buku tebal dan pensil warna. Ia lebih tenang dibanding Aira, tapi rasa ingin tahunya sama besar.








