Deskripsi
Di kampung yang terlihat damai, ada satu rumah yang tidak pernah tenang. “Kenapa kamu tidak pernah pikir kedua anakmu? Selalu pulang mabuk, penagih utang tiap hari kemari.”
“Lalu kamu apa? Tinggal makan dan tidur di rumah. Kamu tidak tahu bagaimana sulitnya saya cari uang di luar sana.”
“Apa gunanya kamu kerja? Kalau terus main judi, utang makin menumpuk.”
“Saya minta kamu diam!”








